Skip to main content

RGS PURBALINGGA STUDI KOMAPARASI KE SRAGEN


Puluhan pejabat Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) beserta pengelola Radio Gema Soedirman (RGS) Kabupaten Purbalingga, Kamis (2/11/2017) berkunjung ke studio Radio Buana Asri Sragen.

Rombongan yang dipimpin Prayitno ini diterima Sekretaris Diskominfo Sragen, Rahmad Purwadi, didampingi Anggota Dewan Pengawas dan Dewan Direksi Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Radio Buana Asri.

Menurut Prayitno, kunjungan ini dimaksudkan sebagai studi komparasi mengenai pengelolaan LPPL Radio.

"Kami menilai, LPPL Radio Buana Asri Sragen merupakan salah satu LPPL Radio terbaik di Provinsi Jateng, bahkan di Indonesia. Makanya kami ingin belajar banyak ke Sragen," kata Prayitno.

Sementara itu di hadapan para tamu, Purwadi menjelaskan berbagai hal tentang pengelolaan, perkembangan, peran dan prestasi LPPL Radio Buana Asri Sragen.

"Radio Buana Asri kini menjadi salah satu media informasi andalan di Kabupaten Sragen. Para pengelola dan personilnya bergerak cepat untuk menyajikan berbagai informasi yang dibutuhkan Pemerintah dan masyarakat Kab Sragen," jelas Purwadi.

Menurut Purwadi, Radio Buana Asri punya peran penting dalam menyebarluaskan informasi berbagai kebijakan dan kegiatan, baik yang dilakukan oleh eksekutif, legislatif maupun kelompok-kelompok masyarakat di kabupaten Sragen. Dengan berbagai infrmasi itu, semua elemen bergerak untuk mendukung dan berpartisipasi dalam memajukan Sragen.

Mendapat 80 Kali Kunjungan

Melalui berbagai inovasi yang dilakukan, LPPL Radio Buana Asri Sragen berhasil meraih berbagai penghargaan, baik di tingkat Nasional maupun Provinsi Jawa Tengah.



Dengan presstasi yang doiraihnya, LPPL Radio Buana Asri  oleh Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Jawa Tengah dijadikan sebagai salah satu rujukan untuk pengelolaan LPPL Radio.   

“Hingga saat ini, sekitar 80 rombongan dari berbagai daerah di Indonesia telah mengunjungi LPPL Radio Buana Asri Sragen. Mereka terdiri dari Pengelola LPPL, Pemerintah Kabupaten/Kota, perguruan tinggi, lembaga penelitian, dan beberapa organisasi. 

Suparto 

Comments