Skip to main content

Politik : Antara Butuh dan Busuk


Meski kau muak dengan politik
Walau politik kau hujat dan laknat
Kau sumpah serapah sampai muntah
Maki-maki hingga mulutmu berbusa
Ingin membuang politik ke keranjang sampah
Tetapi politik tetap sebuah keniscayaan

Politik tetap dibutuhkan
Agar konflik kepentingan
dapat diselesaikan tanpa kekerasan

Kita perlu partai politik
Bukan karena semua orang baik
Justru karena semua orang  
tidak seperti yang kita harapkan

Politik adalah seni untuk hidup bersama
Hidup dengan orang-orang yang bukan pilihan kita
Dengan orang-orang yang tak punya ikatan dengan kita
Dengan lawan daripada kawan

Politik diperlukan
Agar kita dapatkan kepastian
Tentang siapa yang memberi perintah
Siapa yang membuat hukum dan peraturan
Serta siapa yang harus menjalankannya

Tanpa politik
Tak akan ada hukum yang berlaku
Tak kan ada kekuatan
yang bisa memaksa orang untuk mematuhinya

Tanpa kekuatan hukum yang memaksa
Akan terjadi kesewenang-wenangan

Politik adalah sebuah keniscayaan
Diperlukan untuk menjamin kehidupan dan peradaban

Politik punya peran penting dan mulia
Untuk menjalankan negara
Keputusan politik dapat mengikat orang
Untuk berbuat baik
Dan melarang orang berbuat jahat

Namun sayangnya
Kita sering kecewa 

Politik lebih sering diperlakukan
Sebagai alat kompetisi dan komoditi
Mencari kekuasaan dan mempermainkan hukum 
Untuk menjatuhkan lawan 
dan menguasai aset rakyat
Untuk kepentingan pribadi dan golongan
Menjadikan politik itu kotor dan busuk
Yang membuat dunia ruwet
Yang membikin negara hancur

Suparto
#OneDayOnePost

sumber foto : www.google.co.id/image

Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

TANGGAP WACANA ATUR PAMBAGYA HARJA

Pidato Kocak Dai Gokil

ATUR PASRAH BOYONG TEMANTEN KEKALIH

ATUR PASRAH CALON TEMANTEN KAKUNG BADE IJAB ( Kanthi Prasaja ) )

CONTOH ATUR PANAMPI PASRAH TEMANTEN SARIMBIT ACARA NGUNDUH MANTU

ATUR PANAMPI PASRAH CALON TEMANTEN BADE IJAB

Selamat Jalan, Novitasari

ATUR PAMBAGYA HARJA WILUJENG

Tanggap Wacana Basa Jawi dan Contoh Lamaran