Skip to main content

Bukan Halusinasi ( Bag. 9 )


Misteri (sumber foto: google image)
Koran “Warta Baru” yang memuat berita berjudul “Misteri Sumur Pak Suto Makin Gelap” banyak dicari orang. Mereka berharap mendapatkan informasi yang lengkap dan jelas mengenai misteri dibalik sumur milik Suto.

Gondo, pemuda desa setempat langsung menangkap peluang bisnis. Disamping menggerakkan warga untuk berjualan makan minum dan camilan, ia pun berani memborong Koran dari agen untuk dijual kepada para pengunjung sumur di pekarangan Suto.

“Koran, Koran, Koran. Berita hangat dan lengkap. Berita tentang sumur pak Suto paling hangat dan lengkap. Ayo silahkan. Monggo. Monggo. Jangan ketinggalan berita..!!” Dalam waktu singkat, setumpuk Koran ludes dibeli warga yang berkerumun di seputar sumur Suto.

Dalam beberapa jam, warga yang semula berjubel di seputar sumur menyebar ke beberapa tempat, bergerombol untuk  ikut menyimak berita hangat seperti yang dikoar-koarkan Gondo. Tapi banyak yang kecewa karena tidak mendapatkan informasi lengkap dan jelas tentang sumur pak Suto.

Memang berita seputar sumur Suto mendapatkan porsi hampir satu halaman, namun sebagian besar hanya menampilkan foto-foto orang berkerumun. Sementara informasi tentang misteri suara sumur dan langkah pihak berwajib menangani berita heboh tersebut tidak diungkap.  

“Mana? Kemarin wartawan itu bilang mau melakukan investigasi. Ternyata, hasilnya masih dangkal seperti ini. Hanya kutip sana kutip sini dari orang-orang yang ditemui di jalan (on the street). Tidak jelas!” ujar beberapa orang.
***
Diam-diam, ada anggota Tim SAR sudah menemui Kepala Desa, Camat dan pihak-pihak terkait untuk minta izin melakukan survey dan mengambil langkah konkrit. Dengan berbagai perlengkapan yang ada, anggota Tim SAR akan turun ke dasar sumur milik Suto.

Untuk mengantisipasi segala kemungkinan, beberapa personil kepolisian dan TNI dibantu anggota Perlindungan Masyarakat (Linmas) Desa dan satgas organisasi kepemudaan siaga di beberapa sudut desa.  

Ratusan warga mulai menyemut memenuhi dukuh Randu, untuk menyaksikan Tim SAR masuk ke dasar sumur Suto. Mereka berandai-andai dengan berbagai pendapat pribadinya.

“Wah. Tim SAR itu terlalu berani. Ini kan urusan makhluk halus, kok dilawan dengan kekerasan fisik,”

“Harusnya diadakan ‘selamatan’ dulu dong. Biar semuanya berjalan lancar dan aman.”

“Yah. Daripada berandai-andai, kita tunggu hasilnya bagaimana. Kita kan tidak tahu seperti apa sebenarnya sumur Kang Suto itu,”

Bersambung

#OneDayOnePost
Suparto 

Comments

  1. Betul, harus ada yang membuktikan turun ke bawah sumur, agar jelas semuanya

    ReplyDelete
  2. Betul, harus ada yang membuktikan turun ke bawah sumur, agar jelas semuanya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kita tunggu saja hasilnya. Hehehe makasih supportnya mbak...

      Delete
  3. Jangan-jangan ...
    Tim SAR nanti akan kesurupan pak??

    ReplyDelete
  4. Wah... semakin seru pak. Ada kontroversinya di cerita.

    ReplyDelete
  5. Siapa yang bersedia turun ke bawah sumur ? hehe

    ReplyDelete
  6. Makin rame dan tambah riweh ya Pak gara-gara sumur itu.

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

TANGGAP WACANA ATUR PAMBAGYA HARJA

Pidato Kocak Dai Gokil

ATUR PASRAH BOYONG TEMANTEN KEKALIH

ATUR PASRAH CALON TEMANTEN KAKUNG BADE IJAB ( Kanthi Prasaja ) )

CONTOH ATUR PANAMPI PASRAH TEMANTEN SARIMBIT ACARA NGUNDUH MANTU

ATUR PANAMPI PASRAH CALON TEMANTEN BADE IJAB

Selamat Jalan, Novitasari

ATUR PAMBAGYA HARJA WILUJENG

Tanggap Wacana Basa Jawi dan Contoh Lamaran