Skip to main content

Refleksi Tahun 2017 (Part 7)

Resolusi Keenam : Melaksanakan Tugas/Kewajiban Lebih Disiplin/Tertib


Banyak tugas, kewajiban, amanah dan peran yang harus saya jalankan sangat menyita waktu, pikiran dan tenaga. Hal ini memerlukan perencanaan matang dan penjadwalan secara ketat agar efisien dan efektif. Terutama untuk tiga bidang atau lingkungan, yakni di lingkup kedinasan, organisasi dan lingkungan keluarga.

Lingkungan Kedinasan

Alhamdulillah, dengan segala kekurangan yang ada, bisa melaksanakan tugas sebagai anggota Dewan Pengawas Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Radio Buana Asri milik Pemerintah Kabupaten Sragen hingga akhir tahun 2017 dari masa kerja lima tahun sejak awal 2013.

Selama masa kerja lima tahun, banyak hal bisa saya lakukan untuk memperkuat kelembagaan dan meningkatkan kinerja radio. Beberapa prestasi diraih, dan keberadaan dan kiprah LPPL Radio Buana Asri makin diperhitungkan oleh seluruh pemangku kepentingan di Kabupaten Sragen.

Setelah berakhirnya masa tugas, karena masih ada peluang dan memenuhi persyaratan, saya ikut mendaftarkan lagi menjadi calon anggota Dewan Pengawas LPPL Radio Publik Kabupaten Sragen Periode Tahun 2018-2022. Proses seleksi administrasi dan fit and proper test telah dilaksanakan, kini tinggal menunggu hasilnya.  

Lingkungan Organisasi

Menjalankan tugas kepengurusan di enam organisasi (sosial, keagamaan dan kemanusiaan), baik di tingkat kabupaten,  kecamatan, kelurahan, RW, RT dan paguyuban keluarga. 
Memimpin di dua organisasi sosial keagamaan membutuhkan kesabaran yang ekstra. Setiap waktu muncul berbagai problem keutamatan, bukan hanya memerlukan kecepatan bertindak tetapi intuisi dan sikap bijak agar tidak terjadi benturan kepentingan.
Sementara sebagai sekretaris organisasi juga menjadi tumpuan terlaksananya kegiatan rutin dan penghubung yang cepat.

Dengan banyakn organisasi yang saya ikuti, kadang menimbulka benturan kepentingan keluarga, kebutuhan pribadi dan tugas social. hal ini butuh pengaturan waktu yang ketat.
Meski sudah mengatur sedemikian rupa, adakalanya masih menimbulkan masalah di lapangan. 

Untuk meringankan beban pikiran dan psikologis, kita perlu ikhlas dalam menjalaninya. Kalau tidak, kita akan sering kecewa dengan kenyataan di lapangan.
Alhamdulillah, secara umum dapat saya laksanakan dengan kancar. Namun sebagai evaluasi, saya menemukan banyak masalah yang harus dibenahi. Terutama pembenahan pengaturan waktu.

Lingungan Keluarga

Pada Resolusi 2017 saya menarget bisa memperbaiki kondisi atap rumah. Pengecatan dinding dan pagar. Membuat satu pintu kamar di atas. Membeli mesin cuci. Namun dari sekian banyak keinginan itu, baru satu yang terlaksana, yakni memperbaiki atap rumah lantai atas. Untuk satu ini ternyata membutuhkan biaya cukup besar, Rp. 4 juta lebih. Insya Allah tahun 2018 ini kami menargetkan yang belum terlaksana tahun 2017.

Menemani dan membimbing anak agar bisa menjadi anak shaleh dan belajar dengan intens untuk menghadapi ujian akhir. Alhamdulillah, bisa terpenuhi meski dengan segala kekurangannya.

Inilah Refleksi Akhir Tahun yang secara spesifik membedah Resolusi 2017 meski tidak mendalam.

Sejak awal saya sadar bahwa tiada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah, maka segala rencana dan usaha yang saya lakukan saya pasrahkan kepada Ketentuan Allah Yang Maha Kuasa.

Maka apapun hasil yang saya capai, itu adalah usaha maksimal yang bisa saya lakukan. Semuanya terlaksana atas bimbingan, pertolongan dan ketentuan Allah Yang Maha Kuasa.
Semoga Allah meridlai-Nya.
Aamiin Ya Rabbal 'Aalamiin.

Suparto 


Comments

Popular posts from this blog

TANGGAP WACANA ATUR PAMBAGYA HARJA

Pidato Kocak Dai Gokil

ATUR PASRAH BOYONG TEMANTEN KEKALIH

ATUR PASRAH CALON TEMANTEN KAKUNG BADE IJAB ( Kanthi Prasaja ) )

CONTOH ATUR PANAMPI PASRAH TEMANTEN SARIMBIT ACARA NGUNDUH MANTU

ATUR PANAMPI PASRAH CALON TEMANTEN BADE IJAB

Selamat Jalan, Novitasari

ATUR PAMBAGYA HARJA WILUJENG

Tanggap Wacana Basa Jawi dan Contoh Lamaran