Skip to main content

Tradisi Menyambut Ramadhan Ala UPTPK Sragen

Ada berbagai tradisi atau kebiasaan yang dilakukan masyarakat Indonesia untuk menyambut datangnya bulan Ramadhan, dengan aneka kegiatan. Hal itu dilakukan sebagai gambaran semangat dan ungkapan rasa syukur menjelang datangnya bulan suci yang penuh berkah dan ampunan.

Di Betawi ada tradisi "Nyorog" dengan membagi-bagikan bingkisan kepada keluarga yang lebih tua sebagai tanda saling mengingatkan, bahwa bulan suci akan segera datang.

Di Klaten, Jawa Tengah, ada tradisi "Padusan" dengan berendam di sumber mata air. Tujuan mereka adalah membersihkan diri sebelum menjalankan ibadah di bulan suci Ramadhan.

Di Semarang, tradisi menyambut Ramadhan dinamakan "Dugderan". Dilakukan dengan memukul bedug masjid dan menyalakan meriam atau mercon dengan berbagai acara yang menyertainya.

Dan masih banyak lagi tradisi yang dilakukan di berbagai daerah di Indonesia.

Tradisi "Heboh" Ala UPTPK Sragen 

Nah, ini dia. Untuk menunjukkan semangat kebersamaan dan ungkapan rasa syukur menjelang Ramadhan,  karyawan kantor Unit Pelayanan Terpadu Penanggulangan Kemiskinan (UPTPK) Sragen bikin tradisi "heboh". Kegiatannya, "makan bersama" seluruh karyawan dengan hidangan "menu patungan".

"Kami sudah melakukan tradisi makan bersama ini selama empat tahun. Diadakan sehari sebelum datang bulan Ramadhan," cerita Jatuningsih Yulianti, staf UPTPK.

Uniknya, kegiatan yang "menggiurkan" ini tidak menggunakan dana kantor atau sponsor, tetapi ditanggung secara patungan dan disiapkan oleh para karyawan sendiri dari rumah masing-masing.


Seperti yang tersaji pada Rabu (16/5/2018), hidangan yang terkesan "mewah" dan lengkap  ini, sebenarnya hanya kumpulan menu hasil karya emak-emak "keceh" dari rumah.

Mereka membagi diri memasak dari rumah sesuai keahliannya masing-masing.

Jadilah hidangan dengan masakan kerang lombok ijo, sayur asem, bihun, ayam kampung goreng, tumis cumi pedas, gereh layur (ikan asin), gudeg, sambel goreng krecek, sambel terasi dan kerupuk udang. Tersedia juga buah Semangka, Apel dan Peer serta minuman Teh Anget.

Sebelum menikmati santapan, didahului doa bersama dan pesan singkat dari sesepuh kantor, dengan harapan semoga Allah SWT memberikan umur panjang, kesehatan, kesabaran dan keberkahan Ramadhan bagi seluruh karyawan dan keluarganya.

Suasana kebersamaan, "heboh",  penuh kegembiraan dan semangat terasa sekali saat menikmati hidangan.

"Alhamdulillah. Suasana meriah dan menyenangkan. Semoga kita bisa melestarikan tradisi ini tiap tahun," ungkap kepala UPTPK Sragen, Nunuk Sri Rejeki.

"Kalo perlu di bulan Ramadhan tahun ini diadakan acara buka puasa bersama. Gimana, setuju nggak?" sambung Nunuk.

"Setujuuuu... " sahut seluruh pasukan UPTPK serentak.

Suparto
#RamadhanBerkah

Comments

Popular posts from this blog

TANGGAP WACANA ATUR PAMBAGYA HARJA

Pidato Kocak Dai Gokil

ATUR PASRAH BOYONG TEMANTEN KEKALIH

ATUR PASRAH CALON TEMANTEN KAKUNG BADE IJAB ( Kanthi Prasaja ) )

CONTOH ATUR PANAMPI PASRAH TEMANTEN SARIMBIT ACARA NGUNDUH MANTU

ATUR PANAMPI PASRAH CALON TEMANTEN BADE IJAB

Selamat Jalan, Novitasari

ATUR PAMBAGYA HARJA WILUJENG

Tanggap Wacana Basa Jawi dan Contoh Lamaran