Skip to main content

Ingin Ramadhan Berkualitas? Ini Yang Harus Diperhatikan


Ketika bulan suci Ramadhan datang, umat Islam berharap akan mendapatkan berkah yang melimpah dan ampunan atas segala dosa. Tapi sayangnya, kita kurang mengetahui hal-hal penting yang seharusnya diperhatikan, sehingga Ramadhan berlalu tanpa makna.

Untuk meraih Ramadhan yang berkah dan berkualitas, berikut beberapa tips sederhana. Diantaranya :

Pertama, mengulang kembali pelajaran-pelajaran tentang Ramadhan, agar kita memasuki dan menjalani ibadah di bulan suci ini dengan pengetahuan yang telah diperbaharui, pemahaman yang utuh, pedoman yang baik dan petunjuk yang sempurna.

Pelajaran dan pengetahuan itu meliputi berbagai hal, mulai dari syarat, rukun, manfaat, sunnah, rahasia, hikmah dan lainnya tentang Ramadhan dan ibadah didalamnya. Dengan petunjuk yang memadai, akan diperoleh hasil yang benar, sehingga amal ibadahnya diridlai dan diterima Allah SWT.

Kedua, memperlihatkan sikap dan perasaan jiwa yang senang dan lapang menghadapi Ramadhan. Buang  perasaan sedih dan dongkol, seolah memasuki bulan latihan yang dianggap berat.

Ketiga, memperbanyak do’a, semoga Allah memberikan umur panjang, kesehatan, tenaga, kelapangan dan kesempatan mengerjakan puasa di bulan Ramadhan. Mudah-mudahan Allah menjadikan kita orang yang ikhlas dan jujur dalam menjalankan ibadah puasa dan berbagai ibadah lainnya.

Empat, menguatkan semangat untuk menjalani latihan dengan sempurna, agar memperoleh kesan mendalam, sesuai harapan dan tuntunan. Ramadhan adalah bulan jihad, perjuangan mengendalikan hawa nafsu. Bulan berbekal diri untuk mengarungi hidup di dunia, meraih kebahagiaan di akhirat kelak. Hati-hatilah dalam menjalaninya, jangan sampai sia-sia amal ibadahnya.

Lima, menyediakan diri untuk menjaga dan merawat bibit amalan yang kita tanam di bulan Ramadhan. Seseorang yang menanam bibit, tapi tidak mau menyirami dan merawatnya dengan baik, akan mengeluh, menyesal dan menggigit jari pada saat datang waktunya kelak yang seharusnya panen. Keadaan ekonomi yang sulit atau kesibukan dunia tidak perlu mengurangi kegembiraan dan rasa syukur serta semangat kita.

Enam, menghilangkan adat atau tradisi yang memberatkan, seperti dengan memaksakan diri berbelanja secara berlebihan, mengumpulkan berbagai jenis makanan dan masakan secara boros, akhirnya malah mubazir, sia-sia.

Tujuh, ikhlas dan senang mendukung, membantu dan terlihat dalam kegiatan yang diadakan oleh Takmir Masjid atau Panitia, demi kelancaran kegiatan Ramadhan, sebagai sarana peduli sesama. Jadikan diri kita sesantiasa peduli dan bermanfaat bagi sesama. Bukan hanya menjadi penonton.

Delapan, menyadari, bahwa Ramadhan adalah bulan penyejuk hati, pembawa kedamaian, pembersih dosa dan pembuka berkah, sehingga tak pantas dinodai dengan ucapan dan tindakan yang dapat merusak nilai-nilai ibadah yang ada didalamnya.

Bikin Program Yang Jelas

Disamping hal-hal di atas, tidak kalah penting adalah membuat program yang jelas dan rapi. Selama sebulan kita harus menjalankan kegiatan apa saja. Targetnya apa juga harus jelas,

Misalnya, dibuat  program persepuluh hari, persepekan, atau harian. Mulai dari acara keluarga, shalat jama’ah, tadarus al-Qur’an, mengikuti kajian khusus, menjamu berbuka puasa, dan sebagainya.  Semua dibuat jadwal dengan rapi, sehingga tidak ruwet. Dengan cara ini insya Allah ibadah kita bisa mencapai hasil  yang lebih maksimal dan berkualitas.

Dengan persiapan tersebut, kita bisa berkonsentrasi pada program yang jelas : acaranya ibadah, untuk meraih bonus berkah, rahmat dan ampunan, serta pahala yang luar biasa berlipat ganda.

Hari-hari di bulan Ramadhan adalah peluang emas untuk mendapatkan kemuliaan dari Allah Sub-hanahu wa Ta’ala.  Setiap detik dan tarikan nafas di bulan Ramadhan menjanjikan kebaikan, jika kita mampu memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya.


Marhaban ya Ramadhan.

Suparto
#OneDayOnePost
#SambutRamadhan

Comments

  1. makasih pak, tulisan yang bermanfaat ini :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Semoga kita bisa meraih berkah yang melimpah di bulan Ramadhan

      Delete

Post a Comment