"Pernikahan adalah ibadah terpanjang dan terlama. Durasinya seumur hidup."
Mengapa? Karena pernikahan dimulai dari akad hingga akhir hayat. Mencakup seluruh aspek kehidupan sehari-hari. Dapat bernilai ibadah jika diniatkan karena Allah, jadi ladang pahala seumur hidup yang terus berlanjut hingga akhirat.
Ini jalan untuk menyempurnakan separuh agama, menjalankan sunnah Nabi, setiap detik bisa menjadi pahala. Jadi perjalanan panjang penuh ujian, harus dijalani bersama dengan landasan iman, ikhlas, sabar, lapang dada, ridlo, syukur dan Qonaah, serta dan menjaga diri dari maksiat untuk sarana dekatkan diri kepada Allah.
Ini bagian dari upaya menyempurnakan syariat Agama Islam.
Potensi Pahala dan Dosa: Setiap tindakan, baik membahagiakan keluarga maupun merugikan, memiliki konsekuensi pahala atau dosa.
Intinya :
Pernikahan itu ibadah berkelanjutan yang tidak singkat seperti salat, puasa, atau haji, tapi sebuah perjalanan panjang yang membentuk karakter, memperkuat iman, dan menjadi ladang amal jariyah seumur hidup, menjadikan setiap momen bermakna di sisi Allah SWT.
Pernikahan disebut ibadah terlama karena isinya tentang ikhlas, sabar, syukur, menerima, memaafkan, memahami, mengalah dan kendalikan ego.
***
Mari kita berdoa kepada Allah swt untuk kedua mempelai,
Mbak DESTY PUSPASARI, SH dengan
Mas TRI MURDANI. Semoga Allah memberkahi dan meridlai pernikahan keduanya, menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah.
-Al-Faatihah-
Allahumma shalli 'ala Muhammad
Wa'ala ali Muhammad
Wal-hamdulillaahi rabbil ’aalamiin
Ya arhamar raahimiin.
Ya Allah, ya Rahman, ya Rahim.
Jadikanlah pernikahan antara
Mbak DESTY PUSPASARI,SH dengan
Mas TRI MURDANI
pernikahan yang penuh barakah.
Menjadi pembuka pintu rahmat bagi kedua mempelai,
bagi kedua orang tuanya, yaitu Almarhum
Bp. H. Moh ISKANDAR, SH – Ibu MARYATI, S.Pd ...
Bp. SARDI – Ibu WALINI.
serta bagi seluruh keluarganya.
Menjadi penyempurna keimanan dan keislamannya.
Menjadi sarana menempa sabar dan syukur, serta
Menjadi jalan bagi keduanya menuju cinta-Mu.
Ya Allah, ya Ghaffar. Ampunilah dosa-dosa keduanya,
atas kesalahan-kesalahan dalam menuju pelaminan ini.
Atas kesalahan kepada kedua orangtuanya,
dan atas kesalahan-kesalahan yang lainnya.
Sucikanlah hati, luruskan niat dan kuatkan tekad mereka.
Bimbinglah keduanya ke jalan yang Engkau ridhai, dan lindungi mereka dari segala tipu daya setan,
agar dapat menapaki kehidupan ini,
di jalan-Mu yang lurus.
Ya Allah.
Satukanlah hati kedua mempelai :
Sebagaimana Engkau satukan Adam dan Hawa.
Seperti Engkau jadikan telaga kasih sayang antara
Rasulullah Muhammad Saw dan Khadijah al-Kubra.
Sebagaimana Engkau sematkan cinta kasih yang tulus antara
Ali bin Abi Thalib dan Fatimah ah-Zahra.
Ya Allah
Jadikanlah kedua mempelai suami Istri yang Saling mencintai di kala dekatnya.
Saling menjaga diri di kala jauhnya.
Saling menghibur di kala dukanya.
Saling mengingatkan untuk ketaatannya. Saling mendoakan untuk kebaikannya.
Serta saling menyempurnakan dalam ibadahnya.
بَارَكَ اللهُ لَكَ وَبَارَكَ عَلَيْكَ وَجَمَعَ بَيْنَكُمَا فِيْ خَيْرٍ
"Semoga Allah memberkahi keduanya dalam suka dan duka dan semoga Allah mengumpulkan mempelai berdua di dalam kebaikan."
Meningkatkan kualitas keturunan mereka,
menjadikannya pintu Rahmat, sumber ilmu dan hikmah, serta pemberi rasa aman bagi umat.
رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا
رَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً إِنَّكَ أَنْتَ الْوَهَّابُ
Comments
Post a Comment