Skip to main content

Surat Untuk Sahabat (Bag.1)



“Hanya Soal Membagi Waktu”


Assalamu ‘alaikum warahmatullaahi wa barakaatuh.

Sahabatku yang baik.

Alhamdulillah, aku senang membaca suratmu yang panjang. Seperti biasa, aku tak bosan untuk membacanya, bahkan sampai berulang-ulang karena surat itu berisi cerita tentang dirimu dan aktivitas yang kau lakukan. Ketika aku membaca dan meresapi isi suratmu, itu artinya aku telah mendengarkan isi hatimu.

Apa yang kau katakan tentang keruwetan hidup, sebenarnya juga dialami oleh semua orang, hanya bentuk dan tingkatnya saja yang berbeda.

Tentang kabarku selama setahun kemarin, masih biasa-biasa saja. Apalagi soal karir belum menunjukkan kemajuan berarti. Masih bertahan dan berkutat pada pekerjaan rutin, tidak ada terobosan. Namun demikian, aku terus berusaha menemukan hikmah dan manfaat dari setiap kejadian dan persoalan yang menimpa.

Banyak hal yang membuat pusing kepala dan bikin stress, baik menyangkut pekerjaan maupun keluarga. Tapi yang menyenangkan bukan berarti tidak ada. Itulah hidup. Susah-senang, baik-buruk dan dua hal lain yang saling bertentangan, mengiringi perjalanan hidup manusia.

Di tengah problema hidup dan ruwetnya pekerjaan, aku ingat sebuah buku saku serial manajemen karya Kate Keenan berjudul Manajemen Waktu. Kate Keenan adalah seorang psikolog yang banyak membantu orang untuk mencapai potensi maksimal dengan enak. Buku itu sebenarnya sudah lama aku beli tapi baru beberapa halaman terbaca, dan sekarang aku ingin menuntaskannya.

Buku tersebut merupakan satu dari empat judul buku karya Kate Keenan yang aku beli. Tiga judul yang lain adalah Manajemen Motivasi, Manajemen Diri Sendiri, dan Manajemen Seleksi.

Dalam buku itu Kate Keenan banyak mengupas tentang manajemen secara ringan agar pembaca bisa menemukan metode membagi waktu untuk berbagai tugas pekerjaan, ngurus keluarga maupun dalam menjalani hidup pribadi.

Disamping bisa mengatur waktu dengan baik, juga berusaha menyeimbangkan tiga bidang kehidupan sekaligus : pekerjaan, rumah tangga, dan pribadi. Meski tak seluruhnya terserap dan bisa menerapkan, tapi ada bagian-bagian penting yang bermanfaat untuk acuan dalam mengatur waktu.

Dengan metode yang ditawarkan oleh Kate Keenan, kita bisa menemukan kata kunci untuk melakukan banyak pekerjaan dan menyelesaikan berbagai persoalan secara efisien dan efektif.

Jadi kalau misalnya kita bilang, “Saya terlalu sibuk dan banyak urusan sehingga ngga ada waktu untuk menulis, ngga ada waktu ikut ngaji, tak punya waktu buat olahraga,” dan lain-lain, maka sebenarnya yang terjadi adalah, “Kita belum menemukan cara terbaik untuk bisa mengatur waktu.” Itu kuncinya!

Sekian dulu ya. InSya Allah lain waku kita lanjutkan lagi.

Wassalamu ‘alaikum warahmatullaahi wa barakaatuh.

Sahabatmu

Suparto
#TetapSemangat
#Terus Berkarya
#OneDayOnePost

Comments

  1. Terimakasih suratnya pak. Menohok banget tuh

    ReplyDelete
  2. Terima kasih pak Parto.. Suratnya cocok banget buat saya pak.. Bisa mengingatkan saya.. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mbak. itu juga untuk mengingatkan diri saya...

      Delete

Post a Comment