Skip to main content

Posts

HIJRAH DI MASA PANDEMI

Alhamdulillah, hari ini kita memasuki Tahun Baru 1443 Hijiriyah. Meski masih dalam suasana duka karena Pandemi Virus Corona (Covid-19) yang telah berlangsung hampir dua tahun dan belum menunjukkan tanda-tanda akan berakhir, tahun baru Islam ini hendaknya tetap kita sambut dengan spirit hijrah. Ini bagian dari nikmat Allah yang patut kita syukuri. Menjadi momentum bagi kita memperbarui semangat untuk melakukan perubahan menuju keadaan yang lebih baik. Rasulullah Saw bersabda: “Muhajir adalah orang yang meninggalkan segala larangan Allah.” (HR. Bukhari) Kita tinggalkan segala hal yang dilarang oleh Allah Swt. Hijrah dari syirik menuju tauhid. Dari kebathilan menuju kebenaran. Dari kemaksiatan menuju ketaatan. Dari kezaliman menuju keadilan. Dari yang haram menuju yang halal. Dari keburukan menuju kebaikan. Dan hijrah dari kemalasan menuju semangat hidup yang menyala.   Semangat berhijrah tak boleh hilang ditelan waktu, harus senantiasa hidup didalam jiwa kita, sepanjang mas...

Perbarui Hidup Anda

Syekh Muhammad al-Ghazali (2015) dalam bukunya "Segarkan Hidupmu" mengingatkan, banyak orang ingin berubah tapi mereka sering kali menunggu momen tertentu atau peristiwa yang belum pasti. Misalnya, seseorang akan memperbarui hidup jika tubuhnya kembali segar bugar atau jika ia meraih jabatan tinggi, dan sebagainya. Kadang menunggu waktu atau kesempatan khusus. Misalnya, ia akan berubah ketika berulang tahun atau ketika memasuki tahun baru, dan sebagainya. Ia menunda langkah penting untuk berubah dan memperbarui hidup karena mengganggap bahwa situasi tertentu akan memicu turunnya energi langit. Ia berpikir, kekuatan dan anugerah Tuhan akan datang bersamaan dengan tibanya momen khusus yang dirancangnya itu. Ia yakin, jika momen itu datang, ia akan lebih bersemangat, tekun, dan penuh harapan. Jika momen itu tak juga datang, ia akan tetap lemah, malas, dan putus harapan.  Ingatlah! Semua itu hanya prasangka dan angan-angan. Anda tidak akan mengubah hidup dengan bersandar pada mom...

Manipulasi Demokrasi

  Dari desa ke kota mereka mengumbar retorika  Bicara tentang demokrasi lokal yang disebut Pilkada Memilih pemimpin sejati di daerah tanpa perantara  Mengumbar janji sampai mulutnya berbusa  Menggalang dukungan dengan membeli suara Katanya untuk mengantarkan rakyat hidup sejahtera Mewujudkan impian negeri damai penuh harmoni Tapi apa yang terjadi Jauh panggang dari api Pilkada hanya menjadi ajang pertaruhan ambisi politik  Dari segelintir elit untuk meraih kekuasaan Menjadi target dan pemanasan  Bagi pertarungan politik lanjutan pada pemilu nasional Nafsu keserakahan menutup hati nurani dan akal sehatnya Rela memanipulasi kedaulatan rakyat demi kepentingan kelompok sesaat Tak peduli rakyat menjadi korban atau tergadai harga dirinya 

INDAHNYA MALANG NIGHT PARADISE

 

JALAN KENANGAN MENUJU KAWASAN GUNUNG BROMO

Setiap perjalanan selalu menorehkan kenangan, baik menyenangkan,  mendebarkan, menyedihkan dan berbagai perasaan lain.  Perjalanan ke kawasan Gunung Bromo kali ini, meski untuk kedua kalinya saya lakukan, tetap memberikan kesan yang berbeda dibandingkan dengan tujuh tahun lalu. Biasanya wisata yang dilakukan oleh kantor, hanya diikuti teman-teman sekerja. Kali ini karena pesertanya tidak memenuhi kuota, ditawarkan untuk mengajak anggota keluarganya. Dan saya pun mengajak istri. Semula saya daftarkan juga anak, tapi sehari menjelang keberangkatan dia membatalkan diri karena ada acara lain. Kursinya kemudian digantikan keluarga teman.  *** Tiba di Desa Sukapura Probolinggo untuk start menuju puncak dengan kendaraan Jeep Hardtop, waktu sudah menunjukkan pukul 03.00. Ini agak lambat. Seharusnya pukul 02.00.  Dari empat kelompok, saya satu kendaraan bersama istri, dokter Shinta dan Lily. Kelompok kami didampingi Agung, pemandu travel.  Seperti biasa, wisata ke kawasa...

75 Tahun PMI : Solidaritas Untuk Kemanusiaan

  Hari ini, 17 September 2020, Palang Merah Indonesia (PMI) merayakan ulang tahun yang ke-75 denga mengusung tema “Solidaritas Untuk Kemanusiaan.”   Ketua Umum PMI Jusuf Kalla (JK) saat mengikuti peringatan HUT PMI ke-75 secara virtual di Markas PMI, Jakarta, Kamis (17/9/2020) mengatakan, kepercayaan masyarakat merupakan kunci keberhasilan upaya PMI dalam membantu mengatasi berbagai masalah kemanusiaan di Indonesia dan dunia.   "PMI pada dasarnya berada di tengah antara tangan di atas dan tangan di bawah," kata JK   Ia mengatakan untuk menjalankan fungsinya, PMI membutuhkan bantuan dan kerja sama dari masyarakat yang mampu untuk meneruskan dan melaksanakan upaya-upaya kemanusiaan kepada seluruh masyarakat yang membutuhkan.   Oleh karena itu, kunci kemajuan dan keberadaan palang merah, menurut dia, adalah kepercayaan masyarakat dan keberhasilan upaya kemanusiaan yang dijalankan.   JK mengatakan PMI hadir di setiap permasalahan kemanusiaa...