Skip to main content

Posts

Showing posts with the label MUTIARA RAMADHAN

Persiapan Menyambut Bulan Ramadhan

        اْلحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِيْ أَرْسَلَ رَسُوْلَهُ بِالْهُدَى وَدِيْنِ الْحَقِّ لِيُظْهِرَهُ عَلَى الدِّيْنِ كُلِّهِ وَكَفَى بِاللَّهِ شَهِيْدًا  أَشْهَدُ أَنْ لاَإِلهَ إِلاَّاللَّهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ وأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ  اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِيْنَ، أَمَّا بَعْدُ  فَيَا عِبَادَ اللَّهِ أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللَّهِ وَقَالَ اللَّهُ تَعَالَى فِيْ كِتَابِهِ الْكَرِيْمِ: يَآأَيُّهَا الَّذِيْنَ ءَامَنُوْا اتَّقُوْا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ وَقَالَ  يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ (البقرة: ١٨٣)  Jamaah Jumat yang dimuliakan Allah. Mengawali khutbah Jumat ini, kami mengingatkan pada diri sendiri dan kepada seluruh jamaah, mari kita kuatkan ketakwaan dan keimanan kita kepada Allah dengan senantiasa menjalankan ...

Ramadhan di Tengah Pandemi Covid-19

Tak terasa hari ini kita memasuki bulan Ramadhan 1441 H. Bagi umat Islam, Ramadhan adalah bulan yang selalu dinanti, bulan penuh rahmat dan ampunan. Bulan diturunkannya Al-Qur’an sebagai sumber petunjuk bagi umat manusia, khususnya kaum muslimin, pembeda antara yang haq dan bathil serta penjelasan mengenai petunjuk itu sendiri.  Ramadhan satu-satunya nama bulan yang diabadikan Allah dalam Al-Qur’an, di dalamnya terdapat malam yang digambarkan lebih baik dari seribu bulan (lailatul qodar). Bulan yang agung dan berlimpah keberkahan. Itulah Ramadhan. Maka dengan berbagai keistimewaannya inilah kita dianjurkan bergembira dan bersukacita dalam menyambutnya. Sebab kegembiraan menyambut Ramadhan itu juga menjadi salah satu tanda keimanan seorang muslim. Ibarat akan menyambut tamu agung yang dinanti-nanti, maka kita perlu mempersiapkan segalanya dengan senang hati. “ Katakanlah (Muhammad), Dengan karunia Allah dan rahmat-Nya, hendaklah dengan itu mereka bergembira. Itu lebih...

Sajadah Tua

selembar kain bercorak bunga itu selalu tergelar di sudut kanan baris terdepan sebuah musala menjadi sajadah hari tuanya sekian lama tak berubah tempat tak ada yang menyentuh dan menginjaknya selain sang kakek renta kini warnanya mulai kusam bau tak sedap menusuk hidung siapa pun yang mendekat namun bagi sang kakek seakan memancar aroma wangi surga puluhan tahun sajadah itu menjadi tumpuan tubuh renta saat duduk berdzikir melafalkan kalimat suci atau bersujud meletakkan dahi ke bumi untuk melangitkan semua doa kepada sang ilahi di atas sajadah tua segala keluh kesah resah gelisah dan sesal tumpah menguras segala kotoran jiwa sajadah tua itu menjadi saksi atas serpihan duka cerita perjalanan anak manusia dalam terpaan hidup tiada tara di sisa waktu yang ada lisannya tak henti berdzikir lantunan doa terus mengalir memenuhi raga dan sukmanya sampai menutup mata di atas sajadah tua ini ia berjumpa sang pengatur segalanya menerima ampunan dan anugerah-...

Shalat Tarawih Muhammadiyah Dengan Imam NU

Inilah contoh yang pantas ditiru. Ratusan kader Muhammadiyah Sragen, Jawa Tengah mengikuti shalat Tarawih dengan imam dari kalangan Nahdlatul Ulama (NU). Hal ini terjadi di Masjid Amini, dukuh Betis, Desa Gabus, Kecamatan Ngrampal, Sragen, Jumat (10/5/2019). Hari itu ratusan kader Muhammadiyah Sragen dari unsur Pimpinan Daerah, Majlis Lembaga, Pimpinan Cabang, Organisasi Otonom, dan Kepala Amal Usaha tengah mengikuti kegiatan bertajuk Kajian Pimpinan. Kegiatan yang berlangsung pukul 15.00 hingga 22.00 WIB ini mengambil tempat di Masjid Amini. Meski yang menjadi imam berasal dari kalangan Nahdliyin, para kader Muhammadiyah tetap mengikuti shalat Magrib, Isya dan Tarawih dengan tertib dan khusuk. Mereka sangat menikmati suara merdu sang imam, Ustadz Yusuf, baik saat memimpin shalat maupun dzikir dan doa yang dilantunkan. Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sragen, Abdullah Afandi menjelaskan, pihaknya memang meminjam tempat ini untuk kegiatan kajian pimpinan. Namun tetap me...

Ngabuburit Bikin Potensi Melejit

Istilah Ngabuburit dikenal sebagai aktivitas yang dilakukan banyak orang ketika menunggu waktu berbuka puasa di bulan Ramadhan, tepatnya setelah shalat Ashar. Biasanya, ngabuburit dilakukan dengan jalan-jalan ke suatu tempat terbuka, seperti taman, alun-alun dan lain-lain bersama keluarga atau teman, untuk sekedar menghabiskan waktu sambil menunggu Adzan Maghrib tiba. Yang lain, khususnya ibu-ibu, ada yang berbelanja kebutuhan menu ramadhan atau persiapan lebaran. Namun di sisi lain, ada juga sebagian orang yang melakukan kegiatan Ngabuburit bernuansa negatif, seperti hura-hura, bersama beberapa teman hanya ngobrol ngalor ngidul dan bergunjing yang justru mendatangkan mudlarat, tidak bermanfaat dan mengganggu ketenangan orang banyak. Karena ngabuburit ini dilakukan di bulan Ramadhan, sebaiknya diisi dengan hal-hal positif yang bisa mendatangkan pahala dan tambahnya ilmu serta peningkatan kualitas diri. Nah, beberapa hal yang bisa dilakukan saat ngabuburit bernilai p...

Minuman Populer Saat Buka Puasa

Sirop merupakan salah satu minuman sangat populer bagi umat Islam di bulan Ramadhan, terutama saat mereka berbuka puasa. Bahkan ada yang mengatakan, berbuka puasa tanpa minuman sirop seperti minum tanpa selera. Artinya, kehilangan kesegaran yang menggairahkan. Ada juga yang bilang, buka puasa tanpa sirop ibarat sayur tanpa garam. Rasanya hambar. Meski pendapat itu relatif namun menggambarkan betapa sirop telah menjadi ikon bagi kebanyakan orang yang tengah menikmati buka puasa. Sirop bisa dicampurkan ke aneka minuman segar lainnya seperti es buah, es kelapa muda, es soda gembira dan sebagainya. Betapa populernya minuman yang satu ini, banyak rumah makan menjual berbagai macam minuman sirop untuk menu takjil sebagai hidangan di malam bulan Ramadhan. Bahkan banyak muncul warung dadakan yang menjual sirop untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang banyak memburu minuman sederhana ini. Berbagai kombinasi manis, dingin, dan segar dari campuran aneka bahan dalam minuman kreasi ...

ANUGERAH BESAR

Alhamdulillah, hari ini Senin (6/5/2019) umat Muslim Indonesia secara serentak mulai melaksanakan ibadah puasa Ramadhan 1440 Hijriyah. Ini adalah sebuah anugerah besar dari Allah yang tiada terhingga karena kita bisa bertemu dengan Ramadhan 1440, bulan yang kita rindukan bahkan sejak Ramadhan 1439 tahun lalu berakhir. Sebagian besar kita masih ingat ketika waktu maghrib akhir Ramadhan setahun yang lalu tiba, bukan hanya rasa syukur yang terungkap karena telah menyelesaikan kewajiban puasa sebulan lamanya. Namun sebuah doa kita lantunkan dengan penuh harapan, semoga diberikan umur panjang, kesehatan dan kesempatan bisa bertemu lagi Ramadhan tahun depan. Dan Alhamdulillah, hari ini Allah kabulkan doa kita. Mengapa ini sebuah anugerah besar? Karena tidak semua umat Muslim yang tahun lalu bersama kita mengisi hari-hari penuh berkah di bulan Ramadhan dan berdoa agar bisa bertemu Ramadhan tahun berikutnya, terpenuhi harapannya. Faktanya, beberapa orang diantara mereka telah dipan...

Menyambut Ramadhan Dengan Bekal Ilmu

Salah satu hal penting yang harus dipersiapkan dalam menyambut datangnya bulan Ramadhan adalah bekal ilmu. Membekali ilmu terkait bulan Ramadhan amat utama agar ibadah selama bulan Ramadhan tidak asal-asalan sehingga bermanfaat dan mendatangkan pahala. Seperti ucapan dari Umar bin Abdul Aziz, “Barangsiapa yang beribadah kepada Allah tanpa ilmu, maka dia akan membuat banyak kerusakan daripada mendatangkan kebaikan.” Ilmu tentang bulan Ramadhan dapat diperoleh dengan mengikuti kajian ilmu atau membaca buku-buku mengenai bulan Ramadhan. Ilmu dipentingkan sebelum beramal. Hal tersebut merupakan syarat diterimanya amal setelah ikhlas adalah mutaba'ah, yang berarti benar dan sesuai dengan syariat dan sunnah. Sebagaimana hadis yang terkenal dan menjadi kaidah dari Imam Bukhari, “Ilmu dulu sebelum berbicara dan beramal.” Perdalam ilmu Fiqih Ramadhan. Tentang syarat, rukun, tatacara, keutamaan dan keistimewaannya. Dengan pemahaman mendalam, ibadah ramadhan yang kita jalani ...

Muslimah Berbagi untuk Warga Plumbungan Indah Sragen

Jamaah Pengajian Al-Hidayah Plumbungan Indah Sragen, Ahad (3/6/2018) kembali mengadakan bhakti sosial.  Dengan mengusung tema "Muslimah Berbagi", kali ini membagikan 73 paket sembako dan uang saku untuk Warga Plumbungan Indah yang membutuhkan. Ketua Pengajian Al-Hidayah Plumbungan Indah, Susi Setyowati melaporkan, kegiatan ini terlaksana berkat dukungan Takmir Masjid At-Taqwa dan para donatur di Plumbungan Indah. Susi atas nama panitia menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu kegiatan ini. "Kegiatan ini adalah bagian dari rasa kepedulian umat Islam untuk berbagi kepada sesama.  Apalagi dilaksanakan di bulan Ramadhan menjelang Idul Fitri, insyaallah sangat bermanfaat dan  menjadi berkah untuk semuanya," kata Susi. Susi Setyowati, melaporkan Dia berharap, bhakti sosial seperti ini bisa digelar setiap tahun menjelang Lebaran Idul Fitri. Ketua RW.08 Plumbungan, Sunarso, mengungkapkan kegembiraan dan salut atas kegiatan yang diger...

BUKBER SAMPAI BLENGER

Semarak Ramadhan Masjid At-Taqwa Plumbungan Indah Sragen

Donor Darah di bulan Ramadhan

Kondisi Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sragen yang mengalami penurunan persediaan darah di bulan Ramadhan, direspon oleh Takmir Masjid At-Taqwa Plumbungan Indah, Kecamatan Karangmalang, Sragen. Takmir Masjid mengajak jamaah dan warga sekitarnya untuk menjadi donor darah sukarela guna membantu PMI dalam melaksanakan misi kemanusiaan. Aksi kemanusiaan donor darah dilaksanakan Selasa (29/5/2018) di aula masjid usai shalat tarawih. Malam itu ada 28 orang mendonorkan darahnya. "Sebenarnya yang mendaftar 30 orang, namun dua orang gagal diambil darahnya karena HB-nya rendah," kata dokter Widodo yang memeriksa kondisi kesehatan semua calon pendonor. Suparto #AksiKemanusiaan #DonorDarah

Ciri-Ciri Orang Beriman

Yang diwajibkan berpuasa itu hanya orang-orang yang beriman. Hal ini ditegaskan dalam Al-Qur'an Surat Al-Baqarah [2]: 283, Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan kepada orang sebelum kamu, agar kamu bertaqwa." Siapakah orang yang beriman itu? Al-Qur'an Surat Al-Anfal [8] : 2-4  menunjukkan lima ciri orang beriman dan balasan yang akan diterimanya. Allah berfirman, " Sesungguhnya orang-orang yang beriman adalah yang apabila disebut nama Allah (menyebut sifat-sifat yang mengagungkan dan memuliakan-Nya) gemetar hatinya, dan apabila dibacakan ayat-ayat-Nya kepada mereka, bertambah (kuat) imannya dan hanya kepadaTuhan mereka bertawakal." (QS.Al-Anfal [8]: 2).  (yaitu) orang-yang melaksanakan shalat dan menginfakkan sebagian dari rezeki yang Kami berikan kepada mereka." (QS.[8]:3) "Mereka itulah orang-orang yang beriman. Mereka akan memperoleh derajat (tinggi) di sisi Tuhannya dan ampunan serta rezeki ...

Sirup Ramadhan

Sudah puluhan tahun, saya tidak pernah lagi membeli    sirup.   Tetapi anehnya, air gula berwarna-warni dalam botol ini selalu tersedia di tengah keluarga kami. Saya yakin itu karena rezeki pemberian  Allah yang kerap datang pada pekan terakhir bulan Ramadhan. Ada saja cara dan kesempatan yang membuat rezeki itu datang. Padahal saya tidak pernah berpikir untuk mendapatkannya. Sirup itu sering saya terima dalam satu paket parcel yang didalamnya terdapat aneka jenis makanan dan sembako. Seperti gula pasir, teh, susu, kue, kacang, kurma, mie instan, beras, minyak goreng dan sirup. Kadang saya kaget, karena menjelang Ramadhan berakhir, ada kiriman paket datang dari beberapa organisasi atau lembaga nirlaba. Isinya, selain sembako,  ada juga berupa sarung, baju, atau perkakas rumah tangga. Saya berkali-kali pesan kepada pihak yang mengirimnya, agar saya tidak dikirimi paket seperti ini. Namun mereka selalu menjawab, bahwa ini adalah amanah yang harus disam...