"Orang bijaksana tidak pernah duduk meratapi kegagalannya, tetapi dengan gembira hati dia mencari jalan bagaimana memulihkan kembali kerugian yang dideritanya." -Shakespear Ada kejadian, seseorang mengalami kecelakaan yang tidak terlalu berat, mengakibatkan luka fisik pada bagian wajahnya. Akibat luka fisik tersebut membuat dirinya merasa malu, takut bercermin atau berinteraksi dengan orang lain. Dia bahkan menarik diri dari kehidupan masyarakat dan menutup diri. Padahal, luka fisik itu sebenarnya bisa disembuhkan dan pulih kembali. Luka fisik itu lebih mudah disembuhkan! Bagaimana dengan luka emosional? Luka emosional lebih menyakitkan! Anda tidak dapat melihatnya, tidak dapat merabanya, tetapi ia dapat membuat perut keroncongan dan hati berdebar. Tidak ada bukti keberadaannya, tapi ia dapat menimbulkan rasa pusing, mual, insomnia, serangan jantung, gangguan pencernaan, bahkan stres dan depresi. Ia lebih dala...
Halalbihalal memiliki arti yang cukup dalam dan bermakna. Yaitu mengurai yang kusut, menyambung yang putus, menghangatkan yang dingin, mencairkan yang beku dan mengendapkan yang keruh sehingga jernih kembali. Saat halal bihalal dan silaturahmi ada waktu meminta maaf dan memberikan maaf (memaafkan). Meminta maaf menunjukkan bahwa kita berhasil menguasai situasi jadi lebih baik dan menyadari bahwa nilai sebuah hubungan baik, relasi kita dengan orang lain (relationship) lebih berharga dari ego pribadi. Saat memaafkan, kita tidak mengubah masa lalu tapi kita sedang mengubah masa depan menjadi lebih tenang, lebih jernih, lebih teratur dan lebih hangat. Meminta maaf dan memaafkan tidak menghilangkan masa lalu yang pahit tapi belajar menerimanya dengan tulus untuk masa depan yang lebih baik. Halalbihalal dan maaf memaafkan memiliki banyak manfaat. Dari aspek psikologi merupakan terapi sosial massal yang efektif untuk melepaskan beban emosional melalui ...