Orang bijaksana tidak pernah duduk meratapi kegagalannya, tetapi dengan gembira hati dia mencari jalan bagaimana memulihkan kembali kerugian yang dideritanya. - Shakespear - Ada kejadian, seseorang mengalami kecelakaan yang tidak terlalu berat, mengakibatkan luka fisik pada bagian wajahnya. Akibat luka fisik tersebut membuat dirinya merasa malu, takut bercermin atau berinteraksi dengan orang lain. Dia bahkan menarik diri dari kehidupan masyarakat dan menutup diri. P adahal, luka fisik itu sebenarnya bisa disembuhkan dan pulih kembali. Luka fisik itu lebih mudah disembuhkan! Bagaimana dengan luka emosional? Luka emosional lebih menyakitkan! Anda tidak dapat melihatnya, tidak dapat merabanya, tetapi ia dapat membuat perut keroncongan dan hati berdebar. Tidak ada bukti keberadaannya, tapi ia dapat menimbulkan rasa pusing, mual, insomnia, serangan jantung, gangguan pencernaan, bahkan stres dan depresi. Ia lebih dalam dari luka-l...
Mengatasi Penurunan Semangat Ibadah di Akhir Ramadan. Momen penghujung bulan suci sering kali menjadi ujian terberat bagi setiap Muslim karena konsentrasi mulai terpecah antara urusan ukhrawi dan kesibukan duniawi. Banyak yang terjebak dalam rasa malas yang merugikan. Futur adalah kondisi menurunnya semangat, kendor, atau malas dalam beribadah dan melakukan ketaatan. Padahal sebelumnya rajin dan bersemangat. Fenomena berkurangnya shaf di masjid berbanding terbalik dengan keramaian di pusat perbelanjaan merupakan pemandangan yang jamak ditemui di tengah masyarakat. Pahami cara atasi penurunan semangat ibadah di akhir Ramadan secara mendalam menjadi kunci utama untuk memastikan sepuluh malam terakhir tetap diisi dengan ruku’, sujud, dan tilawah yang berkualitas demi meraih kemuliaan Lailatul Qadar. Strategi Spiritual Mengatasi Futur Secara psikologis, tubuh manusia cenderung mengalami kelelahan setelah dua puluh hari berpuasa. Di sisi lain, tekanan sosial untuk me...