"Orang bijaksana tidak pernah duduk meratapi kegagalannya, tetapi dengan gembira hati dia mencari jalan bagaimana memulihkan kembali kerugian yang dideritanya." -Shakespear Ada kejadian, seseorang mengalami kecelakaan yang tidak terlalu berat, mengakibatkan luka fisik pada bagian wajahnya. Akibat luka fisik tersebut membuat dirinya merasa malu, takut bercermin atau berinteraksi dengan orang lain. Dia bahkan menarik diri dari kehidupan masyarakat dan menutup diri. Padahal, luka fisik itu sebenarnya bisa disembuhkan dan pulih kembali. Luka fisik itu lebih mudah disembuhkan! Bagaimana dengan luka emosional? Luka emosional lebih menyakitkan! Anda tidak dapat melihatnya, tidak dapat merabanya, tetapi ia dapat membuat perut keroncongan dan hati berdebar. Tidak ada bukti keberadaannya, tapi ia dapat menimbulkan rasa pusing, mual, insomnia, serangan jantung, gangguan pencernaan, bahkan stres dan depresi. Ia lebih dala...
Mengatasi Berakhirnya Ramadhan, biasanya menjadikan manusia, terbagi dalam tiga kelompok. Pertama, adalah golongan yang tetap taat dalam kebenaran dan kebaikan. Yaitu orang yang istiqomah dalam melakukan ibadah kepada Allah SWT. Golongan ini menjadikan Ramadhan sebagai ghanimah rabbaniyah atau hadiah termahal dari Allah SWT untuk meraih takwa. Kemudian setelah Ramadhan ibadahnya tetap dijaga dan menjadi lebih baik lagi. Kedua, adalah golongan yang kembali kumat setelah Ramadhan. Inilah orang-orang yang dijajah oleh hawa nafsunya. Mereka hanya beribadah dan melakukan berbagai macam ketaatan di bulan Ramadhan saja. Namun setelah selasai Ramadhan mereka kembali seperti semula, mereka kembali lalai, mereka kembali melakukan berbagai macam perbuatan dosa. Ketiga, golongan yang biasa-biasa saja, mau di bulan Ramadhan atau di luar Ramadhan, baginya sama saja, tak ada yang istimewa. Istiqomah bukanlah perkara yang mudah, tetapi butuh perjuangan dan kesabaran untuk melakukannya. Akan tetapi ist...