Skip to main content

Posts

Catatan Kecil Yang Tercecer

Jarum jam dirumahku menunjuk angka sepuluh malam. Isteri dan anakku sudah terlelap tidur. Di luar sana, beberapa tetangga yang biasa ngobrol di sebelah rumahku, sudah tak terdengar lagi. Sepi. Aku naik ke lantai atas. Di ruangan ini, aku biasa menghabiskan waktu untuk merenung, bermunajat kepada Sang Maha Pencipta. Malam ini, anganku menembus batas tembok rumah, melesat jauh ke atas seperti roket meluncur ke angkasa luar. Sementara jemari tanganku mulai bergerak menuliskan catatan kecil yang tercecer. Ya, catatan kecil yang tercecer di tengah samodra kehidupan ini. Hari ini aku ingin men- setting ulang cara berpikir dalam menapaki jalan hidup ketika usia sudah hampir 55 tahun. Aku   sudah menjadi PNS 26 tahun. Insya Allah, jika Sang Penguasa Jagat Raya masih memberi hidup yang sehat dan berkah, dua tahun lagi aku   sudah pensiun. Meski aku berusaha menikmati pengabdian sebagai PNS lebih dari seperempat abad lamanya, namun tiba-tiba hati ini tersentak ketika bebe...

Peran Pers Dalam Pilkada

Oleh : Suparto Hari-hari menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak ke-II yang akan berlangsung Januari 2017, situasi politik di berbagai daerah Indonesia, terutama di Jakarta,   mulai memanas. Memanasnya tensi politik menjelang pemilihan Gubernur/Wakil Gubernur, Bupati/Wakil Bupati dan Walikota/Wakil Walikota ini salah satu penyebabnya dipengaruhi oleh pemberitaan pers/media massa. Sejak dua bulan terakhir masing-masing kandidat mulai menerapkan berbagai strategi untuk meraih simpati. Melalui pers, mereka bahkan secara terbuka terlibat perang psikologi dan saling “serang” untuk melemahkan lawan politiknya. Pers menjadi media pertarungan antar berbagai kepentingan politik untuk membangun opini publik. Banyak orang awam yang selama ini kurang peduli dengan pers, kini tiap hari baca Koran atau menyimak internet (media online) dengan motif ingin segera tahu “pertarungan” antar kandidat dan pendukungnya yang diliput pers. Dalam berbagai kesempatan orang bicara...

Islam Mengatur Perdagangan Agar Berkah

foto : google.co.id Allah SWT sebenarnya menjadikan manusia untuk saling berinteraksi (saling berhubungan dan kerjasama), dan berhajat dengan orang lain dalam berbagai keperluan dan urusan, baik jual beli, sewa menyewa, bercocok tanam dan usaha lainnya. Dengan cara demikian, masyarakat bisa merasakan guyub, rukun, teratur dan bergairah, serta persaudaraan tetap terjalin kukuh. Tapi dasar manusia, sebagian ada yang punya sifat loba/tamak/serakah, suka mementingkan dirinya, maunya suka menggangu dan mengambil hak orang lain dengan cara menipu dan berbuat curang. Seorang ahli hikmah, Lukmanul Hakim, memberikan nasihat kepada anaknya , “Hai anakku, berusahalah untuk menghilangkan kemiskinan dengan usaha yang halal. Sesungguhnya orang yang berusaha dengan jalan halal itu, dia tidak akan mendapat kemiskinan, kecuali ia telah dihinggapi 3 macam penyakit; yakni (1) tipis kepercayaan agamanya, (2) lemah akalnya, dan (3) hilang kesopanannya (tidak mematuhi etika dan aturan yang ada...

BERHARAP PEMIMPIN INDONESIA MASA DEPAN DARI KADER MUHAMMADIYAH SRAGEN

Bupati Sragen Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati, mengapresiasi kiprah Muhammadiyah yang telah membawa kemajuan Bangsa selama ini. Perjuangan Muhammadiyah terbukti sangat dirasakan manfaatnya oleh Bangsa Indonesia. Generasi muda Muhammadiyah diharapkan bisa meneruskan perjuangan para pendahulunya. Untuk itu Bupati minta kepada seluruh pelajar dan kader muda Muhammadiyah di Sragen terus berusaha menjadi generasi cerdas yang berakhlak mulia. Jauhkan dari ancaman bahaya narkoba, dan perilaku negatif lainnya, agar kelak menjadi pemimpin yang handal dan berakhlak mulia. “Dengan menjadi generasi yang cerdas, berkualitas dan berakhlak mulia, saya berharap pemimpin Indonesia masa depan berasal dari putra-putri Muhammadiyah Sragen,” harapan Yuni, sapaan Bupati Sragen. Peserta Upacara Penegasan Yuni itu disampaikan dalam sambutan pada upacara Milad Muhammadiyah ke-107, Jum’at (18/11) di Alun-alun Sasono Langen Putro Sragen. Upacara tersebut diikuti ribuan pelaja...

FARHAN KEMBALI JUARA PANAHAN

Farhan Khoiri, kembali mengukir prestasi dibidang olahraga panahan (archery). Dalam Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) Sragen ke-II Tahun 2016, Farhan berhasil meraih Juara I Cabang Panahan KU-16 Putra. Dari dua ronde yang dimainkan, dia mampu mengumpulkan score nilai 419 setelah 88 kali melesatkan anak panah ke arah sasaran/target.   Atas keberhasilannya, Farhan yang bertanding mewakili Kontingen Kecamatan Karangmalang berhak memboyong 3 medali ( 2 Emas dan 1 Perunggu). Penyerahan medali dilakukan Wakil Bupati Sragen, Dedy Endriyatno, Minggu (13/11) di GOR Diponegoro.   Selain di nomor KU-16 Putra, dalam Porkab Sragen-II 2016, cabang Panahan yang diikuti 84 atlet juga mempertandingkan nomor KU-16 Putri, KU-12 Putra-Putri, Umum Putra-putri dan nomor Kompon. Porkab Sragen-II 2016 dilaksanakan selama lima hari, tanggal 10-15 November, menggelar 17 cabang olahraga dengan 176 nomor pertandingan. Diikuti oleh 2.569 atlet berasal dari 20 kecamatan, melibatkan 428 ...

Ayah, Aku Bangga Jadi Anakmu

Walau tak terucap aku sangat kehilangan Sebahagian semangatku ada dalam doamu Warisan yang kau tinggal petuah sederhana Aku catat dalam jiwa dan coba kujalankan Meskipun aku tak dapat menungguimu saat terakhir Namun aku tak kecewa mendengar engkau berangkat Dengan senyum dan ikhlas aku yakin kau cukup bawa bekal Dan aku bangga jadi anakmu Ayah aku berjanji akan aku kirimkan Doa yang pernah engkau ajarkan kepadaku Setiap sujud sembahyang engkau hadir terbayang… Penggalan syair lagu yang dinyanyikan Ebiet G. Ade itu Kini hadir saat aku menatap pusara Ayah Kenangan indah bersamanya membuka kembali Sebelum Sang Pemilik Jagad Raya memanggilnya 33 tahun silam. **** Ketika memasuki usia sekolah dasar, aku mulai mengenal Ayah sebagai sosok yang luar biasa. Sebagai petani kecil, Ayah sangat gigih berjuang demi memenuhi kebutuhan keluarga, dengan 8 orang anak. Hanya dua bidang tanah sawah satu-satunya harapan mendapatkan penghasilan. Si...