Skip to main content

Posts

Jalan Menuju Bahagia ( Bag. 3 )

1. Mencari Kebahagiaan Melalui Pemikiran Para Tokoh Sejak zaman dahulu, kebahagiaan menjadi salah satu persoalan penting yang dipikirkan manusia. Para filsuf, pemimpin spiritual, ilmuwan, dan tokoh masyarakat berusaha memahami apa yang membuat kehidupan menjadi baik dan layak dijalani. Sebagian menekankan pentingnya kebajikan dan karakter. Sebagian membahas ketenangan batin. Ada pula yang menyoroti hubungan antarmanusia, rasa syukur, tujuan hidup, dan kemampuan menghadapi kesulitan. Kita tidak harus menerima seluruh pemikiran seorang tokoh secara mutlak. Kita dapat mempelajarinya secara kritis, mengambil pelajaran yang bermanfaat, dan menempatkannya sesuai dengan nilai-nilai yang kita yakini. Berikut beberapa pemikiran penting mengenai kebahagiaan yang dapat menjadi bahan refleksi. Aristoteles: Bahagia Melalui Kehidupan yang Baik Aristoteles (384–322 SM) Filsafat kebajikan dan kehidupan yang berkembang dengan baik Aristoteles merupakan salah satu filsuf Yunani yang memberikan perhatian...

Jalan Menuju Bahagia (Bag.2)

    APA ITU BAHAGIA? 1 . Memahami Arti Kebahagiaan Bahagia merupakan kata yang sederhana, tetapi memiliki makna yang sangat luas. Hampir setiap orang mengenal kata bahagia, menginginkannya, dan berusaha meraihnya. Namun, ketika ditanya apa sebenarnya arti kebahagiaan, jawaban setiap orang mungkin berbeda-beda. Bagi seorang petani, kebahagiaan bisa hadir ketika tanaman yang dirawat selama berbulan-bulan menghasilkan panen yang melimpah. Bagi seorang pedagang, kebahagiaan terasa ketika usahanya berkembang dan mampu mencukupi kebutuhan keluarga. Bagi orang tua, kebahagiaan mungkin terletak pada keberhasilan mendidik anak-anaknya menjadi pribadi yang saleh, mandiri, dan bertanggung jawab. Sementara itu, bagi seseorang yang sedang sakit, kebahagiaan bisa sesederhana merasakan tubuh yang kembali sehat. Bagi orang yang lama merantau, kebahagiaan dapat berupa kesempatan pulang ke kampung halaman dan berkumpul bersama keluarga. Dari berbagai gambaran tersebut, kita dapat memahami bahwa...

Jalan Menuju Bahagia (Bag.1)

1. Mencari Kebahagiaan dalam Kehidupan Setiap manusia pada dasarnya ingin hidup bahagia. Tidak ada orang yang dengan sengaja menginginkan hidupnya dipenuhi kesedihan, kegelisahan, kekecewaan, dan penderitaan. Sejak kecil hingga memasuki usia senja, manusia terus berusaha mencari sesuatu yang diyakini dapat mendatangkan kebahagiaan. Ada orang yang bekerja keras untuk mendapatkan penghasilan yang lebih baik. Ada yang berjuang membangun karier, meraih jabatan, dan memperoleh penghargaan. Ada pula yang mencurahkan seluruh tenaga dan pikirannya untuk membangun keluarga yang harmonis, mendidik anak-anak, serta memberikan kehidupan yang layak bagi orang-orang yang dicintainya. Semua itu merupakan bagian dari ikhtiar manusia dalam menjalani kehidupan. Namun, muncul sebuah pertanyaan yang patut kita renungkan: apakah semua yang kita kejar benar-benar menjamin kebahagiaan. Kita mungkin pernah menyaksikan seseorang yang memiliki kekayaan melimpah, tetapi hidupnya dipenuhi kegelisahan. Ada orang y...

Merawat Sedekah Jumat Berkah

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا نُودِيَ لِلصَّلَاةِ مِنْ يَوْمِ الْجُمُعَةِ فَاسْعَوْا إِلَىٰ ذِكْرِ اللَّهِ وَذَرُوا الْبَيْعَ ۚ ذَٰلِكُمْ خَيْرٌ لَكُمْ إِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُونَ   Mari kita meningkatkan ketakwaan kita terhadap Allah, dengan tidak hanya mengerjakan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. Lebih dari itu, marilah kita menghidupkan waktu-waktu mustajab (mudah dikabulkannya doa) dengan memperbanyak amal baik. Shalawat dan salam semoga tercurah untuk Nabi Muhammad Saw beserta keluarga dan seluruh pengikutnya yang senantiasa Istiqomah mengikuti dan menjalankan Sunnahnya. Semoga atas ijin Allah kita mendapatkan syafaatnya di hari qiyamah. Aamiin ya rabbal 'aalamiin.  Jamaah shalat Jumat yang dimuliakan Allah  Di antara waktu-waktu mustajab adalah hari Jumat. Allah memberikan kita sebuah hari setiap pekannya sebagai hari yang istimewa. Ia bukan sekadar pergantian hari dalam kalender, tetapi kesempatan yang Allah berikan agar kita berhenti sejenak dari kes...

Sambutan Seminar Parenting

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh  Pantun Pembuka.  1.  Pergi ke pasar membeli kurma, Kurma manis dibawa pulang. Cinta ayah dan kasih ibunda, Membentuk anak berakhlak gemilang. 2.  Pergi ke pasar membeli pepaya, Pulangnya mampir membeli kedondong. Kalau ingin anak rajin dan berjaya, Ayah Ibu jangan kalah rajin dari si anak dong. -- Marilah kita panjatkan puji syukur ke hadirat Allah Subhanahu wa Ta’ala, atas rahmat dan karunia-Nya, kita dapat hadir bersama dalam kegiatan Seminar Parenting Orang Tua/Wali murid KB dan TKIU BAZSRA dengan tema: “ Cinta Ayah, Kasih Ibu Bersama Membentuk Karakter Anak Berakhlak Mulia.”  Atas nama BAZNAS Kabupaten Sragen, kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para Ustadzah serta seluruh orang tua/wali yang telah hadir. Kelompok Bermain dan Taman Kanak-Kanak Islam Unggulan BAZSRA yang berada di bawah naungan BAZNAS ini memiliki peran penting dalam m eletakkan fondasi pendidikan dan karakter anak sejak usia dini. ...

Menikmati Ujian Hidup

اَلْحَمْدُ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوْذُ بِاللَّهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللَّهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ. أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِيْنَ. أَمَّا بَعْدُ فَيَا أَيُّهَا الْمُسْلِمُوْنَ، أُوْصِيْكُمْ وَإِيَّايَ بِتَقْوَى اللَّهِ، فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُوْنَ Jamaah shalat Jumat rahimakumullah. Marilah kita senantiasa meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT dengan sebenar-benarnya takwa. Ketakwaan bukan hanya tampak dalam ucapan, tetapi juga terlihat dari kesungguhan kita memperbaiki hati, niat, dan amal perbuatan. Shalawat dan salam semoga tercurah kepada Rasulullah saw. Semoga kita senantiasa termasuk golongan yang mampu mengikuti sunnahnya dalam kehidupan di dunia dan mendapatkan sya...

KEUTAMAAN HIJRAH

لْحَمْدُ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوْذُ بِاللَّهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللَّهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ. أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِيْنَ. أَمَّا بَعْدُ فَيَا أَيُّهَا الْمُسْلِمُوْنَ، أُوْصِيْكُمْ وَإِيَّايَ بِتَقْوَى اللَّهِ، فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُوْنَ. يٰٓ اَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اتَّقُوا اللّٰهَ وَلْتَنْظُرْ نَفْسٌ مَّا قَدَّمَتْ لِغَدٍۚ وَاتَّقُوا اللّٰهَۗ اِنَّ اللّٰهَ خَبِيْرٌ ۢ بِمَا تَعْمَلُوْنَ ۝١٨ Jamaah shalat Jumat rahimakumullah Mengawali khutbah Jumat ini, kami mengingatkan pada diri sendiri dan kepada seluruh jamaah, mari kita kuatkan ketakwaan dan keimanan kita kepada Allah dengan senantiasa menjalankan perintah Allah dan menjauhi segala larangan-Nya Shalawat dan ...