Skip to main content

Mengapa Harus Halal bihalal


Manusia diciptakan Tuhan sebagai makhluk sosial.

Ciri utamanya adalah mereka selalu hidup berkelompok. Ingin berinteraksi, berhubungan dengan orang lain. Tidak bisa hidup sendiri dan saling bergantung satu sama lain. 

Selama berhubungan dengan orang lain, disamping mendapatkan pengalaman, keuntungan dan kebaikan, juga bisa tejadi hal-hal yang tidak baik. Terjadi silang pendapat, gesekan, bahkan konflik. Ini karena sifat manusia yang lemah dan mudah lupa atau salah. "al isnanu mahalul khatha' wal nis-yan."

Ini juga karena manusia sebagai makhluk sosial yang pasti memiliki sifat berbeda-beda dalam segala hal. 

"Wahai manusia! Sungguh, Kami telah menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan, kemudian Kami jadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kamu saling mengenal. Sesungguhnya yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa. Sungguh, Allah Maha Mengetahui, Mahateliti." (QS. Hujarat: 13)

Sebagai manusia, dalam kehidupan sehari-hari mereka harus tunduk kepada aturan, baik aturan dari Allah maupun yang berlaku di tengah masyarakat. 

Sebagai manusia yang baik, ketika berbuat dzalim, maksiat dan menyimpang dari aturan Allah, mereka berdosa dan harus segera minta ampun kepada-Nya. 

Sedangkan saat mereka merasa berbuat salah kepada sesama, juga harus segera minta maaf kepadanya. 

Itulah sebabnya perlu diadakan halal bihalal, yang berarti saling memaafkan untuk melepaskan atas segala salah dan ganjalan di hati-hati masing-masing. Mereka saling membersihkan dan meng-halal-kan segala hal yang selama ini menjadikan hatinya kotor dan kusut. 





---

Comments

Post a Comment