Skip to main content

SEKONGKOL


Orang-orang melarat
Yang hidupnya kesrakat
Tak punya martabat
Tersingkir di tengah masyarakat
Jadi obyek oknum bejat  

Nasib mereka jadi incaran perhatian
Diperebutkan politisi karbitan
Dengan sogokan dan janji murahan
Demi meraih kursi mapan

Ketika cita-cita sudah ditangannya
Sumpah janji diucapkannya
Sebutan  terhormat disandangnya
Fasilitas melimpah didapatkannya

Tipu muslihat mulai dijalankan
Membungkus segala kebusukan
Untuk menutup hutang milyaran
Setoran partai dan kader bayaran

Patgulipat dengan oknum birokrat 
Cari sepakat lewat aneka rapat
Dengan dalih angkat kaum melarat
Sejatinya hanya sekongkol jahat

Disusunlah anggaran pembangunan
Angka-angka siluman diselipkan
Untuk amankan kebijakan
Menjadi dana bancakan

Saat birokrat kelabakan
Bagaimana bikin laporan
Biar luput dari jeratan
Semua berkelit berlepas tangan

Oh, politisi dan orang-orang keparat!
Tak pantas kau sandang sebutan terhormat
Janji manis angkat martabat rakyat
Nyatanya rakyat hanya kau peralat
Hingga hidupnya makin kesrakat sampai sekarat.

Suparto 

Comments

  1. Rakyat dikadali lagi dan lagi. 😭

    ReplyDelete
  2. Replies
    1. iya. Bayangkan, anggaran belum disahkan aja udah minta jatah...
      Hehehe..

      Delete
  3. Keren pak.. Benar2 mencerminkan keadaan negri kita sekarang ini...

    ReplyDelete
  4. Sindirannya pas banget pak parto...

    ReplyDelete
  5. Suka rima puisinya, an an at at...^_^

    ReplyDelete
  6. Wah, keren Pak puisinya. Butuh waktu khusus gak nih untuk bisa menciptakan puisi? Soalnya saya gitu...hehe

    ReplyDelete
  7. Iya nih mbak. Untuk bikin puisi segitu, saya riset juga lho. Soalnya nyinggung politik.

    ReplyDelete
  8. Xixixi... Politik di Indonesia...

    ReplyDelete

Post a Comment