Skip to main content

Posts

Sajadah Tua

selembar kain bercorak bunga itu selalu tergelar di sudut kanan baris terdepan sebuah musala menjadi sajadah hari tuanya sekian lama tak berubah tempat tak ada yang menyentuh dan menginjaknya selain sang kakek renta kini warnanya mulai kusam bau tak sedap menusuk hidung siapa pun yang mendekat namun bagi sang kakek seakan memancar aroma wangi surga puluhan tahun sajadah itu menjadi tumpuan tubuh renta saat duduk berdzikir melafalkan kalimat suci atau bersujud meletakkan dahi ke bumi untuk melangitkan semua doa kepada sang ilahi di atas sajadah tua segala keluh kesah resah gelisah dan sesal tumpah menguras segala kotoran jiwa sajadah tua itu menjadi saksi atas serpihan duka cerita perjalanan anak manusia dalam terpaan hidup tiada tara di sisa waktu yang ada lisannya tak henti berdzikir lantunan doa terus mengalir memenuhi raga dan sukmanya sampai menutup mata di atas sajadah tua ini ia berjumpa sang pengatur segalanya menerima ampunan dan anugerah-...

Bau Terasi Menyengat Tapi Kaya Manfaat

Siapa tak kenal dengan terasi ? Sebagian orang mengenalnya dengan nama Belacan. Terasi adalah sejenis bumbu dapur yang terbuat dari ikan atau udang yang telah difermentasi. Aromanya yang khas, tajam, kuat dan menyengat bahkan membuat beberapa orang harus menutup hidup untuk menghindari bau terasi.   Namun sebagai bumbu masakan, terasi cukup populer di kalangan masyarakat Indonesia. Beberapa kudapan bercita rasa lokal sengaja menyertakan terasi untuk memperkuat rasa, misalnya sambal terasi, oseng-oseng kangkung, nasi goreng, dan resep tradisional lainnya. Ketika sudah dihidangkan di meja makan, selera pun meningkat dan bikin ketagihan. Terasi juga identik dengan sambal. Kata sementara orang, rasanya tidak afdol kalau bikin sambal tanpa terasi, ibarat “masakan tanpa garam”, hambar rasanya. Artinya, terasi menjadi penyedap utama untuk membuat sambal sehingga mampu menyempurnakan rasa sambal. Bikin rasa sambal “mak nyus” dan dahsyat! Pertanyaannya, selain sebagai penye...

Shalat Tarawih Muhammadiyah Dengan Imam NU

Inilah contoh yang pantas ditiru. Ratusan kader Muhammadiyah Sragen, Jawa Tengah mengikuti shalat Tarawih dengan imam dari kalangan Nahdlatul Ulama (NU). Hal ini terjadi di Masjid Amini, dukuh Betis, Desa Gabus, Kecamatan Ngrampal, Sragen, Jumat (10/5/2019). Hari itu ratusan kader Muhammadiyah Sragen dari unsur Pimpinan Daerah, Majlis Lembaga, Pimpinan Cabang, Organisasi Otonom, dan Kepala Amal Usaha tengah mengikuti kegiatan bertajuk Kajian Pimpinan. Kegiatan yang berlangsung pukul 15.00 hingga 22.00 WIB ini mengambil tempat di Masjid Amini. Meski yang menjadi imam berasal dari kalangan Nahdliyin, para kader Muhammadiyah tetap mengikuti shalat Magrib, Isya dan Tarawih dengan tertib dan khusuk. Mereka sangat menikmati suara merdu sang imam, Ustadz Yusuf, baik saat memimpin shalat maupun dzikir dan doa yang dilantunkan. Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sragen, Abdullah Afandi menjelaskan, pihaknya memang meminjam tempat ini untuk kegiatan kajian pimpinan. Namun tetap me...

Kemana Anak Harus Mengadu

Kalau kita baca-baca buku tentang pendidikan, idealnya Guru itu tidak  boleh marah, jengkel, mengancam, membentak, membenci, membanding-bandingkan, menyamaratakan, dan lain-lain sikap sejenis kepada anak didik. Sikap-sikap seperti itu selalu menimbulkan antipati dan traumatik dihati sebagian anak yang memiliki karakter berbeda dengan anak pada umumnya. ⁣ ⁣ Tetapi faktanya. Di banyak sekolahan, kita menemukan kondisi guru yang sebaliknya. Mereka merasa dihina jika ada anak didik tidak menurut kehendaknya. ⁣ ⁣ Bukan menjadi tantangan bagaimana bisa memperbaiki. Mereka langsung meberikan label sebagai anak nakal yang susah diatur, dengan kata-kata kasar penuh emosi dll. ⁣ ⁣ Hal serupa juga berlaku bagi orangtua untuk anaknya. Di rumah,  kita juga belum bisa menjadi orangtua yang ideal bagi anak. ⁣ Sebagai orangtua kita sering berkata dan berlaku kasar kepada anak hanya karena dia tidak mau nurut keinginannya. Kurang menunjukkan rasa kasih sayang dan cinta yang membua...

Ngabuburit Bikin Potensi Melejit

Istilah Ngabuburit dikenal sebagai aktivitas yang dilakukan banyak orang ketika menunggu waktu berbuka puasa di bulan Ramadhan, tepatnya setelah shalat Ashar. Biasanya, ngabuburit dilakukan dengan jalan-jalan ke suatu tempat terbuka, seperti taman, alun-alun dan lain-lain bersama keluarga atau teman, untuk sekedar menghabiskan waktu sambil menunggu Adzan Maghrib tiba. Yang lain, khususnya ibu-ibu, ada yang berbelanja kebutuhan menu ramadhan atau persiapan lebaran. Namun di sisi lain, ada juga sebagian orang yang melakukan kegiatan Ngabuburit bernuansa negatif, seperti hura-hura, bersama beberapa teman hanya ngobrol ngalor ngidul dan bergunjing yang justru mendatangkan mudlarat, tidak bermanfaat dan mengganggu ketenangan orang banyak. Karena ngabuburit ini dilakukan di bulan Ramadhan, sebaiknya diisi dengan hal-hal positif yang bisa mendatangkan pahala dan tambahnya ilmu serta peningkatan kualitas diri. Nah, beberapa hal yang bisa dilakukan saat ngabuburit bernilai p...

Kenangan Semangkuk Kolak

Ketika ramadhan tiba Kita ingat kenangan lama Di kamar kos sederhana itu Tiap sore kau sediakan untukku Semangkuk Kolak pisang dan ubi Sebagai menu berbuka puasa Ketika ramadhan tiba Kita ingat kenangan lama Saat pergi ke masjid Untuk shalat tarawih Kau selalu mengajakku berangkat bersama Kita berjalan sambil bercerita Tentang indahnya berbagi Seindah perhatian yang kau berikan Tentang manisnya rasa Kolak Semanis kenangan yang terukir Kenangan bersamamu itu kini muncul lagi Saat ramadhan tiba Ada yang bertanya tentang Kolak ~~~ #Day3 #RWCOdop2019 #OneDayOnePost ~~~ Ilustrasi, sumber:kompas.com