Skip to main content

Sirup Ramadhan

Sudah puluhan tahun, saya tidak pernah lagi membeli   sirup.  Tetapi anehnya, air gula berwarna-warni dalam botol ini selalu tersedia di tengah keluarga kami.

Saya yakin itu karena rezeki pemberian  Allah yang kerap datang pada pekan terakhir bulan Ramadhan. Ada saja cara dan kesempatan yang membuat rezeki itu datang. Padahal saya tidak pernah berpikir untuk mendapatkannya.

Sirup itu sering saya terima dalam satu paket parcel yang didalamnya terdapat aneka jenis makanan dan sembako. Seperti gula pasir, teh, susu, kue, kacang, kurma, mie instan, beras, minyak goreng dan sirup.

Kadang saya kaget, karena menjelang Ramadhan berakhir, ada kiriman paket datang dari beberapa organisasi atau lembaga nirlaba. Isinya, selain sembako,  ada juga berupa sarung, baju, atau perkakas rumah tangga.

Saya berkali-kali pesan kepada pihak yang mengirimnya, agar saya tidak dikirimi paket seperti ini. Namun mereka selalu menjawab, bahwa ini adalah amanah yang harus disampaikan dan menjadi kebijakan  organisasi.

"Mohon bapak sudi menerima bingkisan yang tidak seberapa nilainya ini. Ini amanah yang harus kami sampaikan." Itu kalimat yang selalu disampaikan oleh pihak pengirim.

"Lagian, ini sudah menjadi kebijakan organisasi. Bingkisan ini sekedar tanda ikatan atas pengabdian bapak melalui organisasi kami." Mereka menambahkan.

"Ya sudah, saya terima. Terima kasih atas perhatian bapak-ibu pengurus. Padahal saya belum bisa memberikan sesuatu yang berarti bagi orang lain," respon saya.  Di waktu yang lain, setiap kali ada kiriman bingkisan, saya terima saja dengan ungkapan syukur.

Beberapa bingkisan itu ada yang saya bagikan kepada tetangga atau saudara, sebagian lagi kami nikmati sekeluarga. Beberapa lagi tersimpan di rumah, untuk persediaan jika ada tamu atau camilan bagi anak-anak.

Salah satu kiriman yang paling awet hingga sekarang adalah sirup. Air gula yang juga disebut "setrup" ini menjadi bahan paling siap untuk kami sajikan kepada tamu atau anggota keluarga.

Alhamdulillah, di awal Ramadhan tahun ini, ternyata masih punya dua botol sirup yang siap menemani santap buka puasa.

Sambil menikmati segarnya minuman sirup, semoga Ramadhan kali ini makin indah dan berkah.

Suparto
#RamadhanBerkah
#RamadhanWritingChallenge
#OneDayOnePost
#RWCODOP2018
#Day1




Comments

Post a Comment